Mencegah Penularan Virus Lewat Flashdisk

Tips Mencegah Penularan Virus Lewat Flashdisk

By Zulkifli Rachman

virus flashdisk

virus flashdisk

Saat ini jumlah virus pada dunia computer sangat banyak sekali, terbukti sekarang ini para Vendor Anti Virus menawarkan produknya yang dapat menghapus dan membersihkan virus sekitar ratusan bahkan ribuan jenis virus yang dapat di deteksi dari computer kita, Kebayangkan betapa banyaknya jenis Virus yang dengan senang hati menyerang computer kita

Virus-virus lokal punya satu kekhasan yang jarang ditemukan pada hama komputer buatan luar negeri. Virus dari luar biasanya memanfaatkan jaringan internet buat menyebar. Lain halnya dengan virus lokal. Penciptanya kerap kali merancang virusnya agar dapat berkembang biak melalui perantaraan usb disk, baik itu flash disk ataupun hard disk portabel. Ini mungkin karena di Indonesia umumnya pertukaran data lewat medium portabel jauh lebih mudah dilakukan.

Modus penularannya yaitu dengan memanfaatkan fitur autorun pada Windows. Fitur autorun (atau autoplay) ini sebenarnya ditujukan untuk medium seperti CD-ROM atau DVD, agar komputer dapat langsung menjalankan program (biasanya installer) dalam cakram optik tersebut ketika disisipkan. Fitur autorun ini diaktifkan oleh komputer tertular dengan menuliskan berkas AUTORUN.INF ke dalam flash disk. Berkas ini dibikin tersembunyi (hidden) dan diubah statusnya menjadi read-only. Berkas AUTORUN.INF ini berisi perintah untuk menjalankan berkas lain berupa program yang juga dimasukkan oleh komputer tertular. Program ini bisa ditulis dalam Visual Basic (ini berarti kita dapat membaca sendiri kodenya), atau berupa berkas executable biner. Berkas kedua ini bertugas untuk menulari komputer lain. Kemudian ketika flash disk pertama kali ditancapkan ke slot USB, dan komputer mendeteksi berkas AUTORUN.INF ia akan membacanya dan kemudian menjalankan perintah menjalankan program penular tersebut.

Hasilnya computer yang awalnya bersih dari virus kini telah terjangkit dan data kita yang ada di flashdisk hilang dan walaupun foldernya ada tetapi folder itu bukan lagi bertipe file folder tapi sudah bertipe Application (coba lihat View kemudian pilih Details), pastinya itu bukan lagi data kita melainkan duplikat yang dibuat oleh virus. Jadi mulai sekarang saya sarankan teliti dulu sebelum kita meng-copy file, pastikan dulu data yang mau di copy extensionsnya atau jenis filenya sama. Contoh ada jenis virus yang mengubah extension Word(.doc) menjadi application (.exe). untuk kawan-kawan yang datanya hilang di flashdisk atau di komputer coba deh baca petunjuk artikel saya tentang mengembalikan folder yang hilang klik disini, semoga dapat membantu kawan-kawan.

Kita kembali membahas cara mencegah dan mengamankan data pada flashdisk dari virus. Langkah pertama yaitu matikan fitur AUTOPLAY windows dengan cara masuk ke START >RUN>ketikan GPEDIT.MSC>Setelah tampil table Group Policy pilih Administrative Templates>System>Cari Turn off Autoplay>klik double dan pilih Enable>dibagian bawah pilih All Drives. Dengan langkah pertama secara otomatis Autorun yang ada pada flashdisk maupun CD-ROM tidak akan berfungsi.

Langkah kedua kita akan mengelabui Virus. Kali ini kita akan bermain-main dengan virus caranya dengan memanfaatkan debug windows. Mungkin teman-teman pernah mendengar kode ASCII. Bagi yang belum pernah ini sedikit pendahuluan tentang kode ASCII Kode Standar Amerika untuk Pertukaran Informasi atau ASCII (American Standard Code for Information Interchange) merupakan suatu standar internasional dalam kode huruf dan simbol seperti Hex dan Unicode tetapi ASCII lebih bersifat universalKode ASCII selalu digunakan oleh komputer dan alat komunikasi lain untuk menunjukkan teks.Kode ASCII sebenarnya memiliki komposisi bilangan biner sebanyak 8 bit.Dimulai dari 00000000 hingga 11111111.
Total kombinasi yang dihasilkan sebanyak 256, dimulai dari kode 0 hingga 255 dalam sistem bilangan Desimal Contoh : Tekan dan tahan tombol ALT pada keyboard lalu tekan angka 1 pada Numpad keyboard, setelah itu lepaskan tombol ALT. Kombinasi ini akan menghasilkan karakter ☺. Pernah gak data anda tulisanya jadi begini ৐৐৐৐৐ (alt+2512) itu bisa dikarenakan virus. Nah seperti yang saya bilang tadi kita akan bermain dengan virus yaitu dengan mengelabuinya dengan menggunakan kode ASCII ini. Caranya rename folder anda yang ada di flashdisk tersebut didahului dengan nama √√√. (tanda contreng) dengan cara menekan dan tahan tombol ALT pada keyboard lalu tekan angka 251 pada Numpad keyboard hasilnya √. Untuk pengguna Laptop aktifkan dulu Num Lock-nya.

Sebenarnya cara yang lebih efektif yaitu selalu meng-update antivirus yang kita pake, tapi efek dari scan anti virus dapat menghilangkan data. Silahkan baca artikel saya yang lain untuk permasalahan tersebut klik disini. Semoga tips kali ini dapat membantu kawan-kawan untuk mengamankan data di flasdisk. Mohon maaf kalau ada kekurangan, saran dan kritik dapat diposkan dikomentar.

11 Tanggapan

  1. thanks infonya en slm kenal…

    btw nanya dunk, komp gw nih baru diinstall ulang. tapi koq ngga bisa ngetikin GPEDIT.MSC ya di RUN? OS-nya jadul sich: microsoft windows xp home sp1 keluaran akhir tahun 2001.

  2. yups…slm kenal juga
    klo xp home sp1 pun jg ada GPEDIT.MSC-nya, maybe kompix kena virus. instal ulang bkn b’arti kompi kita sdh brsh dr virus.
    bgsx drive ato partisi lainx selain system di scan dl pake antivirus yang update terakhr agar kompix btl2 brsh dr virus…

  3. wah2, repot juga ya kalo virusnya gak bisa ilang gitu… thanks ya infonya🙂

  4. Assalamu’alaikum………. Salam kenal ya…….zedkha..
    Infonya sangat bagus sekali untuk dipelajari….
    apalagi saya juga sangat hobi untuk belajar komputer lebih dalam……tentang perkembangan komputer.

    Sepertinya saya juga harus belajar banyak dari ka Zedkha, kalau boleh tahu rumahnya dimana ka???

    Terimakasih…..
    Wasslmkm….wr.wb

  5. Assalamu’alaikum ka Zedkha saya mau bertanya kenapa virus Recycle selalu menempel pada partisi windows ??? padahal sudah saya instal ulang ….. xp sp3…. tapi kok virus Recycle masih ada dan sulit untuk dihilangkan ???
    Thanx…..

  6. gimana kalau udah kena wpa

  7. nice artikel

  8. Sebenarnya data yg hilang karena scan g betul2 hilang cuma hanya disembunyikan aja

  9. Woww good information. -̶̶•-̶̶•̸Ϟ•̸Thank You•̸Ϟ•̸-̶̶•-̶ ™

  10. makasih atas ilmunya, ini bermanfaat… 🙂

  11. tanks ,manfaat pisan !!!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: